Langsung ke konten utama

Tak terasa

"Selamat untuk kau yang masih diberi kesempatan bernafas dan menghayal mencermati tulisan ini"
.
.
.
.
Hari ulang tahun,
berlinang banyak ucapan mendarat
hingga rasa begitu bersemangat
penuh dengan harap yang teramat

Terimakasih banyak
atas segala ucap yang sesekali abstrak
begitu membuatku terpingkal dan ngakak
bahkan sesekali haru hingga sesak

Selamat ulang tahun,
untukku, untuk kau, dan kalian

Hari yang paling menggemaskan,
hanya untuk bisa membalas ucapan dari yang istimewa,
tanpa adanya aba-aba
dan itu memang ada kalanya


Selamat ulang tahun,
untuk kau yang tak lagi muda,
tak terasa ya.

Semoga berbahagia,

Dewasa,

Tanpa merasa kecewa

Atas segala yang tertimpa.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setengah Sadar

Hidupkanlah  hati kami Tingkatkanlah sabar kami Jika saja yang berada dibumi, akan pergi dan tak kembali. Kumpulkanlah tenaga setelah terkuras habis air mata Jika saja hujan bisa menghapus semua Sesal mungkin takkan pernah ada. -nvrzaa

Berat

Ternyata,  komitmen itu berat Sangat erat Sedikit kau kotori,  ia mudah berkarat "Komitmen itu amanat" Ia sebuah nazar yang suci Hanya bisa dicapai oleh sang ahli Barangkali, Salah satu dari kita melukai Merunduklah dan memperbaiki Sekali lagi, Merunduklah, Ucapkan tekad untuk tak ulangi. Sebab Hati, mudah tersakiti. -nvrzaa

Terisak

Oh tidakkk!!! Air itu pecah mengguyur seluruh wajah. Hatinya berdebar kencang tanpa dapat di kondisikan. Sesak seperti tak ada kesempatan bernapas kembali. Jika saja sebuah rasa bisa mati sampai akarnya, mungkin peristiwa diatas tidak dapat menyerang kembali. Tubuh terguyur lemas tanpa harap melihat kembali atas apa yang telah terjadi.  dengan sigap mengambil air wudhu lalu beribadah bersujud pada sang pemilik hati. Bagaimana bisa selemah ini hati dikecilkan, pandangan membuyar membasahi pakian yang dikenakan. Bersedu sambil berkata "sesungguhnya engkaulah Maha Pemilik Hati, maka jagalah hati ini jangan lagi hancur kembali".